Langsung ke konten utama

Postingan

Fight with the Rain

I never imagined I'd feel this uncomfortable feeling when your special day was at hand. The last three days I've remembered everything that's happened between us, all the experiences we've been through together. How we grew up together, how we filled each other's day, how we shared each other's stories, to the point where we felt we were already dependent. You realized it first, and I, the hypocrite, denied it. I pushed you away. Back then, I thought we were just friends and we were just gonna be friends, forever. But who would have thought, today, tonight, I was crying over all my selfish decisions at the time. I regret that I wasted the last opportunity you gave me when you asked "should I continue my relationship with her or just quit?" I know what answer you were hoping for, but I asked you to keep going. I know that regret doesn't even matter now. It would be impossible to ask you back. However, let me fight with the rain about who sheds more ...
Postingan terbaru

Ash

Hey, the one who has inexhaustible energy. How can you consistently keep entertaining people who are pained by your actions? You're truly one of a kind. Even though you appear to be lighthearted and enjoy a good laugh, you're quite mature on some levels. You take full responsibility for yourself. You're such a nice hardworking guy. You're Sana's number 1️⃣ fan. Even if science says that Bella Hadid is the most beautiful woman in the world, in your world, it's only Sana. You have a gentle personality, like a brother that everyone dreams of. Tenderly compassionate, and a good listener. Because you were so kind, I didn't feel awkward from the start of my conversation with you. You seem to understand people's personalities so you communicate easily with them. There may be a lot of women out there who want to be my sister-in-law. But Sana is the winner hahaha. We may not share the same blood, but I cherish you like my bro. I'm very delighted to meet you a...

Bumi dan Matahari

Jalanan kota Bandung tampak lenggang dari lalu lalang orang-orang. Suara mesin kendaraan dan klakson yang biasa menyalak riuh, kini tak terlalu penuh. Pagi ini tenang, membuat si gadis bersurai panjang hitam kecoklatan yang duduk di kursi bus barisan ketiga dekat jendela dapat beristirahat dengan damai. Ia memejamkan mata, menikmati alunan musikalisasi puisi Sajak Kecil Tentang Cinta melalui earphone-nya. Suara merdu Reda memanjakan pendengaran sang Gadis, ia tersenyum, terbuai kenangan. — “Kalau aku jadi bumi, kamu mau jadi apa?” tanya seorang pria kepada gadisnya yang nampak sedang frustasi karena kesulitan belajar memainkan gitar. Sang narasumber mengangkat kepalanya, ia merasa terhibur dengan pertanyaan acak yang muncul dari pria tampan di depannya ini. Ia meletakkan gitar yang sudah satu setengah jam berada di tangannya sebagai tanda menyerah, kemudian menatap si penanya dengan seksama. “Kalau kamu jadi Bumi, aku jadi Lily.” balas gadis bernama Lilyanna Batari itu dengan diikuti k...

Distance, Light & Sky

Terang cuaca langit lazuardi, biru jernih dihiasi genera awan altokumulus yang tergantung di atmosfer, nampak seragam seperti bola-bola kapas yang bergandengan. “Cantik.” Sepasang manik menikmati pemandangan pagi, bibirnya tersungging berseri-seri. Sepantun mutia, ia cantik tak kalah dari yang ditilik. Lilyanna Batari, nama si gadis pemilik bola mata sani, yang sekarang telah berganti posisi dari berdiri pindah ke kursi, namun tetap di tempat tadi. Balkon rumahnya di lantai dua, tempat ia merenung sambil menatap surya maupun purnama. Si gadis duduk menunduk, terdiam sangat lama. Begitulah, mindanya kini memang sedang tidak baik-baik saja, meski sudah cukup tenang setelah melihat buana. 𝘋𝘳𝘳𝘵 𝘥𝘳𝘳𝘵 𝘥𝘳𝘳𝘵.... Getar telepon mengusik lamunnya, tertampak di layar nama sang pujangga hati yang mengikatnya sejak satu tahun yang lalu. Ia menarik nafas panjang, menerima panggilan dari pemuda yang memenuhi kepalanya selama satu minggu ini. “Assalamu’alaikum.” tutur Lily. Meski ada banyak...